Monday, December 21, 2009

Dialog di satu senja...




<1>

Hon, kita lagi ngeliat langit dan matahari yang sama kan?


Yup.. I can see your face in that clear orange sky..
Is it you, hon?


<2>

I also can see you smiling at me
Yeah, maybe that's me, because I'm pretty close to the sky now

Aku lagi di atap rumah
Liatin layang-layang
and the orange sky..

Can I fly beside you hon?
Touch your hair with my fingers and kiss you in the forehead?
What a wonderful world, baby..
It will always be wonderful as long as you beside me


<3>
Aku disini menunggumu di atap rumahku
Dipayungi langit senja..
Semilir angin..

Dan tarian ekor layang-layang


Sementara aku disini, juga menunggumu
ditemani debur ombak dan pesona senja yang memerah
Kapan pertemuan itu menemukan pertemuannya sendiri?


<4>

Jangan susahkan hatimu dengan pertanyaan-pertanyaan itu
bukankah sore ini cukup indah??
saat langit merah melukiskan senyum

dan angin membisikkan rindu??

yaa, rindu ini begitu indah
seindah matahari yang perlahan ditarik kedasar laut
meninggalkan semburat jingga dimataku
Tapi aku tak ingin kau seperti senja yang memberi keindahan sejenak, lalu pergi begitu saja
jadilah senja abadi yang bisa kubingkai dan kuletakkan di meja kamar
biar kupuaskan menatapmu, menikmatimu...


<5>

Rindu adalah ingat..
ia akan selalu indah, selama kau mengingatnya..
Jangan risau.. Kau pecinta senja...

besok ia akan datang lagi
selama mentari pagi tetap bercahaya...


Namun ia tetap akan hilang seketika..
Haruskah?


<6>

Hanya sesaat..

Menata warnanya..

Agar selalu indah dimata pencintanya...

Jika itu alasannya


END
18:39:18 19/04/2009

No comments: