Maaf...
Pertemuan (?)
Di beranda, kenangan saling himpit menghimpit,
mengaburkan derit pintu,
Tingkap dan gorden-gorden lusuh
Kaukah disana,
duduk menjalin sendu bersama lilin-lilin yang mejelma abu?
Mungkin…
Sebab, pada halus tanganmu, kau pernah tuliskan dongeng
Tentang gerimis yang mengembun diatas daun
tentang gelas-gelas bertatakan sakit yang menahun
atau bahkan juga tentang pelarian-pelarian kecil
Dimana aku dan kau selau jadi pemain
Tak pernah bersua
Hentilah,
tidak ada janji pada api ketika rokok menjelma asap abu-abu
tidak ada cerita baru
Hanya ada lelah yang berbentang jarak panjang
Aku takkan memulainya lagi
Tak juga menunggumu
Patenggangan, Juni 2009
No comments:
Post a Comment