Monday, December 21, 2009
Senja yang (masih) bercerita...
:bidadari senja
di teluk itu dulu, kita pernah berpagut dengan kenangan, bukan?
menatap kapal-kapal kecil berlampu abu-abu,
burung-burung bersayap getir menyanyi sendu,
dan hamparan pasir yang memberikan tempat untuk ombak beradu
diteluk itu pula, kau ingat, kita pernah berjanji dulu:
"bila senja menjemput malam, kitalah yang mesti meratapi
pahitnya pertukaran abadi yang telah dititipi hati kita sendiri"
Tapi, teluk itu pula sayang, sampai saat ini ia masih disitu
tidak sedikitpun memberi jejak pada cerita-cerita kita yang haru biru
maka, tidakkah kau ingin kita beranjak saja
dan mencoba bercengkerama dengan senja ditempat yang berbeda?
Patenggangan, Mei 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment